ads

Isnin, 2 Julai 2012

01 di parit yani - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

01 di parit yani - Google Blog Search


Hantu dan Tukang Tambal Ban

Posted: 30 Jun 2012 11:55 PM PDT

Hantu dan Tukang Tambal Ban

Oleh: AK Basuki

Malam Jumat kliwon bagi Karman bukanlah sesuatu yang harus dikultuskan. Di saat banyak teman seprofesinya yang berkepentingan untuk diam saja di rumah, entah karena mencari wangsit atau memang berpantang mencari rejeki pada malam tersebut, Karman cuek saja. Justru bagus, pikirnya. Dia akan leluasa memonopoli jalanan. Paku-paku yang sengaja disebarkan oleh beberapa oknum tukang tambal ban, tidak termasuk dirinya, tidak jarang malah membuatnya kebanjiran order. Walau tidak setuju dengan cara kuno yang jahat itu, tapi Karman bersyukur dengan berkah yang didapatnya pula dari sana.

Akan lebih banyak hantu yang berkeliaran, mungkin betul, seperti yang sudah-sudah. Bertemu mahluk-mahluk ganjil, dia sudah biasa. Jika ada yang pernah punya pengalaman berbicara dengan hantu tanpa kepala, dialah orangnya. Jika ada yang pernah dititipi untuk momong bayi genderuwo seukuran anak sapi sampai pagi, Karman orangnya. Misalkan pula ada yang pernah mengaku dikeloni hantu wanita cantik seperti bidadari, biarpun badannya bau kembang kamboja dan suara cekikikannya bikin celana basah, Karman juga orangnya. Hanya mengeloni saja, tidak berbuat apa-apa. Karman toh bukan lelaki hidung belang seperti dalam film-film Suzanna. Lelaki-lelaki bodoh yang sering tergoda dan lamur matanya sehingga mau saja mengantarkan hantu perempuan cantik yang tampak seperti perempuan malang kesepian. Keesokan paginya, tahu-tahu mereka terlihat berlari terbirit-birit keluar dari komplek pekuburan. Masih untung tidak dicekik sampai mampus.

Tapi malam Jumat kliwon kali ini berbeda. Karman sudah merasakannya sejak berpamitan pada istrinya selepas isya.

"Jumat kliwon lho, Pak," kata istrinya.

"Terus?"

"Sampean hati-hati, banyak yang keliaran."

"Apa? Demit? Ndak takut. Lha aku kan sudah biasa ketemu kamu," jawab Karman terkekeh, tapi hatinya jadi berdesir tidak biasa. Bukan hanya karena kata-kata istrinya. Ada sesuatu yang lain, yang tidak bisa dia pahami.

Satu firasat, bagi seorang Karman, wajib untuk dipercayai. Sama seperti dulu saat hatinya tiba-tiba merasa kosong seharian, detak jantungnya bertambah kecepatannya berkali-kali lipat, persis seperti hari ini. Dia, dengan tanpa berburuk maksud, telah melempar semua prasangka jauh-jauh. Tapi terjadi juga. Tengah malam, sebuah mobil produksi Eropa berjungkir balik beberapa kali sebelum berhenti dan menabrak pembatas jalan hanya beberapa puluh meter di depan bengkel tambal bannya. Semua penumpangnya mati. Anehnya, hantu-hantu mereka langsung duduk manis di hadapannya justru sebelum dia sempat berdiri untuk menghampiri tempat kejadian itu.

Ada empat. Satu perempuan, tiga laki-laki.

"Lha?" tanyanya keheranan. Sedikit ngeri karena mereka semua diam menatapnya, "Mbok ya bicara, jangan diam saja. Apa masih shock?"

Hantu yang perempuan menangis, yang lain kelihatan marah.

"Cari uang yang betul, dong!"

"Lha?"

"Paku disebar di jalanan. Siapa lagi kalau bukan Bapak yang tukang tambal ban?"

"Sumpah, bukan saya!" elak Karman. Dia memang tidak pernah menyebar segala macam paku atau apapun yang bisa membuat tukang-tukang tambal ban seperti dirinya mendapat keuntungan, tetapi dengan resiko mengorbankan keselamatan orang lain.

"Tapi Bapak tahu dan pura-pura tidak tahu, kan? Ini semua gara-gara Bapak! Pokoknya gara-gara Bapak!"

Begitu saja dan mereka menghilang. Itu yang diyakini Karman jadi awal bagi hantu-hantu yang lain untuk setidaknya selalu hadir bercakap-cakap menemaninya. Kalaupun tidak, mereka hanya seperti mengisi daftar absensi, muncul di depan Karman, mengaget-ngageti lalu pergi. Tapi Karman sudah kebal. Sungguhpun rasa yang dialaminya seharian ini hampir sama dengan yang pertama dulu, dia telah siap. Karena itu dia hanya akan menunggu. Tidak akan bekerja, menunggu saja.

Sampai tengah malam, sudah 4 sepeda motor bocor ban ditolaknya sebelum yang ditunggu akhirnya datang. Tiba-tiba saja sesosok hantu wanita cantik sudah duduk bertopang dagu di hadapannya.

"Kok cantik betul kamu?" tanya Karman, "Bukan tersasar datang ke sini?"

Hantu wanita bergaun hitam itu tersenyum. Kedua biji matanya dalam penglihatan Karman adalah serupa dua ekor kunang-kunang yang terluka dan berdarah kala bertarung memperebutkan hakikat hidup; menjadi terang atau redup selamanya.

"Apa salah kalau saya cantik, Pak Karman?"

"Tidak. Cuma sayang, secantik ini kok hanya jadi hantu."

Karman lalu pura-pura sibuk menuangkan bensin ke dalam botol-botol kosong satu literan dan memajangnya di depan bengkel. Matanya melirik ke kanan dan ke kiri. Sama sekali tidak ada yang lewat baik kendaraan atau orang berjalan. Nol. Bulu kuduknya meremang.

"Tidak ada untungnya jadi cantik," kata hantu itu, "Sekali-kali mungkin bisa memuaskan hati sendiri, tapi tetap lebih banyak tidak beruntung."

"Kalau mau mengeluh tentang kecantikan, jangan di sini. Saya belum pernah jadi orang cantik karena saya laki-laki. Istri saya tidak cantik, pekerjaan saya tidak cantik, nasib juga tidak cantik. Dalam sejarah, belum pernah saya bisa merasakan nikmatnya bersinggungan dengan kata cantik itu."

"Saya tidak mengeluh tentang cantik, Pak Karman. Saya justru mau bicara tentang kematian." Hantu itu tertawa. Suaranya sedikit mirip kuda meringkik.

"Lha?"

"Pak Karman tahu tidak, kapan akan mati?"

"Kalau saya tahu, buat apa saya jadi tukang tambal ban? Mending saya jadi tukang sulap. Melakukan banyak adegan berbahaya yang menghasilkan banyak uang. Bukan begitu? Asumsikan saja saya tahu umur saya bakal sampai 60 tahun. Sebelum itu, saya bisa cari uang banyak-banyak. Bikin pertunjukkan pancung kepala, minum racun, menahan peluru atau apa saja saya berani karena tahu belum jatahnya mati."

"Masuk akal. Pak Karman bisa jadi pesulap terkenal penantang maut."

"Itu maksudnya."

"Nah, bagaimana kalau Pak Karman mati beberapa saat lagi?"

"Ngawur!"

"Tidak percaya?"

Karman diam, sedikit merasa terancam. Hantu perempuan di hadapannya tidak mirip pencabut nyawa, tapi kata-katanya serius betul. Dia ingat firasatnya, jadi ingat juga - atau tiba-tiba saja memorinya memaksakan untuk mengingat hal-hal yang sebenarnya tidak pernah dia alami - bahwa beberapa hari lalu suara burung gagak terdengar di sekitar rumahnya.

"Makanya bikin saya percaya."

"Saya datang, Pak Karman, dari neraka. Neraka sekarang sudah hampir kelebihan penghuni. Bahkan malaikat sudah sering menancapkan papan pemberitahuan di tiap-tiap kapling kosong bahwa itu sudah ada yang yang akan menempati."

Buset! Karman tertawa terkial-kial sampai air matanya keluar. Baru kali ini dia bertemu hantu pembual seperti ini, pikirnya.

"Silakan saja ketawa, kenyataannya memang seperti itu," kata hantu perempuan itu tanpa terlihat tersinggung.

"Terus .. terus …," kata Karman sambil menggelosoh di lantai tanah bengkelnya. Hatinya masih geli betul.

"Malaikat neraka yang mengutus saya."

"Mengutus untuk apa?"

"Menjemput orang-orang baik, membawanya langsung ke pintu surga tanpa birokrasi yang ruwet supaya surga cepat penuh dan akhirnya proposal untuk perluasan neraka bisa diajukan bersama-sama dengan proposal dari surga."

Karman ngakak lagi.

"Dengan kata lain, orang-orang baik akan dibunuhi?"

"Dijemput, Pak Karman."

"Ngawur!"

"Eh, masih nggak percaya.."

"Terus, dari mana ceritanya neraka lebih cepat penuh? Harusnya sebaliknya. Bukannya pernah dengar, orang-orang baik itu justru lebih cepat mati? Tuhan merasa sayang, jika mereka dipanjangkan umurnya, akan terperosok berbuat dosa. Orang jahat umurnya dipanjangkan karena Tuhan juga sayang, memberi kesempatan mereka untuk bertobat."

"Pak Karman yakin, orang-orang yang cepat matinya itu orang baik?"

"Si Maksum? Si Rastam?"

"Maksum itu fisiknya saja yang suka kelihatan ke mesjid, salat, mengaji. Tapi, Pak Karman tahu tidak kalau dia itu suka menyakiti hati keluarganya? Bayangkan, hampir seharian bekerja, pulang-pulang langsung ke mesjid, nyeramahi orang di sana tentang kasih sayang dalam keluarga, membual tentang amal ma'ruf nahi munkar, zikir sampai pagi. Dia pikir anak dan istrinya sudah cukup dikasih duit belanja untuk mewujudkan kasih sayang. Padahal mana cukup? Egois sekali, kan? Bukankah lebih baik seimbang antara tanggung jawab akhirat dan dunianya? Ibadah ya ibadah, tapi kalau sampai membiarkan keluarganya tanpa Imam yang stand by di rumah, memberikan anutan dan tanggung jawabnya itu mulai dari orang-orang terdekatnya lebih dulu, apa tidak namanya sia-sia ibadahnya? Terus, Rastam, orang kaya yang rajin sedekah. Pak Karman tahu tidak kenapa dia kaya? Korupsi. Itulah buktinya bahwa tidak selalu orang mati muda itu orang baik-baik."

Karman diam. Jadi, sekarang ini kematiannya menjelang karena dia termasuk orang baik? Jika hantu itu memang bertugas menjemput orang-orang baik, berarti dia termasuk golongan orang-orang yang akan masuk surga? Senang iya, sedih juga iya. Duh, jadi terpikir untuk pulang dan menikmati kebersamaan dengan keluarganya sehari lagi saja. Tentunya akan dia manfaatkan benar-benar. Istrinya mungkin akan dia ajak tamasya ke pinggir pantai sejak pagi sambil menikmati martabak dan sate ayam. Berdua bercengkerama di atas tikar yang digelar di atas pasir …

"Pak Karman takut?"

"Takut kenapa? Kalau memang saatnya mati, sembunyi di belakang batu kali pun bakalan mati. Tapi saya mau tanya, mati di tangan hantu itu apakah tidak merugikan buat saya? Semacam mengurangi pahala saya?"

"Mati adalah mati. Seperti orang bunuh diri, itu bukanlah mendahului takdirnya, tapi memilih sendiri caranya untuk mati. Nah, kematian Pak Karman biar saya yang pilihkan. Kalau nanti Tuhan murka, itu memang sudah resiko mahluk-mahluk seperti saya yang memang sudah dikutuk dari sejak awal penciptaan dunia."

"Enak saja!" protes Karman, "Saya tidak mau, ah, mati dicekik hantu biarpun cantiknya seperti kamu."

"Siapa bilang saya mau mencekik Pak Karman?" tanya hantu cantik itu sambil melenggang pergi dan berhenti tepat di tengah jalan. Jalanan benar-benar sedang lengang. Tapi beberapa detik kemudian dua pendar cahaya terlihat, mendekat cepat sekali dan menyilaukan matanya. Sebelum Karman menyadari apa yang terjadi, sebuah mobil tiba-tiba menyeruduk bengkel tambal ban sederhana itu. Hancur. Karman terlempar, entah bagaimana hingga ke parit di belakang bengkelnya. Sepertinya dia reflek melompat, atau memang mobil nahas itu tepat menyeruduk bokong keriputnya. Syukur dia ucapkan karena tubuhnya hanya lecet-lecet tidak berarti. Tidak mati. Hantu itu bohong!

"Saya cuma bercanda, Pak Karman," tiba-tiba hantu cantik itu muncul lagi di dekatnya, memperhatikan Karman merangkak keluar dari parit seperti tikus got tua. Sumpah serapah keluar dari mulutnya.

"Jadi, saya mati atau tidak? Mencla-mencle!"

"Yang mati dan akan secepatnya saya bawa adalah penumpang mobil itu. Bukan ke surga, langsung ke neraka! Saya punya dendam pribadi sama dia."

"Lho?"

"Obrolan kita tadi sekedar mengisi waktu, Pak Karman. Rupanya manusia itu memang bodoh, gampang percaya sama hantu, padahal sudah tahu mahluk-mahluk jahat seperti saya ini kerjanya membodohi manusia."

"Asem kecut! Memang hantu bebas mengincar orang lalu menggoda dan membunuh?"

"Tergantung iman yang diincar. Kalo bobrok dan lemah kaya orang itu atau mungkin Pak Karman, ya hati-hati saja. Saya ini dulu istrinya, tapi dia jahat dan khianat. Saya dibunuh karena dia punya perempuan lain," hantu itu cekikikan. Tapi di telinga Karman terdengar pahit.

"Bukan saya yang mati."

"Artinya, Pak Karman harus banyak beribadah biar tidak gampang diganggu, dihasut dan dibodohi hantu seperti saya," katanya untuk terakhir kali sebelum lalu menghilang dengan meninggalkan gaung suara cekikikan yang mendirikan bulu kuduk.

Karman memaki-maki tiada henti. Saat dia tertatih-tatih kembali ke bengkelnya yang hancur dan orang-orang mulai ramai berkumpul untuk melihat kejadian di dini hari itu, Karman tiba-tiba ingin berdoa. Ingin berdoa yang khusyuk sekali.

Cigugur, 1 Juli 2012


01 di johor bahru - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

01 di johor bahru - Google Blog Search


lokasi-lokasi kemudahan perbankan <b>di</b> dalam kampus <b>Johor Bahru</b> <b>...</b>

Posted: 28 Jun 2012 05:44 PM PDT

June 29, 2012
written by autoblog

lokasi-lokasi kemudahan perbankan di dalam kampus Johor Bahru :

SUB (Student Union Building/ Bangunan Kesatuan Pelajar)
-Cawangan CIMB UTM (ATM, CDM, Cheque Deposit dan Perbankan Kaunter)
-Bank Islam (ATM, CDM-akan datang)

Arked Cengal
-CIMB (ATM-akan datang)
- Bank Islam (ATM)

Arked Kolej Datin Sri Endon (K13)
-CIMB (ATM-akan datang)
-Bank Islam (ATM-akan datang)

Arked Kolej 9
-CIMB (ATM)
-Bank Islam (akan datang)

Arked Kolej 11
-CIMB (ATM)
-Bank Islam (akan datang)

Arked Kolej Perdana (Kempas)
-Maybank (ATM)

di negeri johor - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

di negeri johor - Google Blog Search


BN GAGAL URUS AIR <b>DI NEGERI JOHOR</b> : PR JANJI BERI <b>...</b>

Posted: 27 Jun 2012 08:39 AM PDT


Rakyat negeri Selangor telah dianugerahkan dengan satu nikmat yang mungkin tidak pernah terfikir oleh para penduduk di sana iaitu kerajaan baru yang mengambil alih pemerintahan daripada Barisan Nasional (BN) telah diberikan air percuma sebanyak 20 meter padu . Ia adalah merupakan satu hadiah yang sangat tinggi nilainya kerana dapat membantu meringankan bebanan rakyat Selangor yang perlu menanggung pelbagai kos dalam kehidupan seharian mereka.
Ternyata, kata-kata sinis pimpinan UMNO/BN Selangor yang ditewaskan dalam PRU ke 12 dahulu yang Selangor akan muflis kerana memberikan air percuma tidak kesampaian malah kerajaan Selangor kini mempunyai simpanan tunai sebanyak RM 1.9 billion walaupun tidak mengutip hasil air daripada rakyat.
PR Johor dalam kempen semasa ketika ini menjanjikan bahawa sekiranya PR diberikan kepercayaan untuk menjadi kerajaan yang baru maka ikrar PR adalah untuk memberikan air percuma dengan jumlah yang serupa dengan apa yang dinikmati oleh rakyat Selangor. Timbul persoalan sama ada itu semua adalah retorik semata dan hanya dijadikan gula-gula untuk memaniskan ucapan bagi menarik sokongan pengundi.
Kajian ringkas ini akan membuktikan bahawa sebenarnya rakyat Johor sepatutnya telah pun menikmati air percuma sejak dahulu lagi sekiranya BN benar-benar bertanggungjawab untuk mengurus air kepada rakyat dan kini tidak mustahil bahawa PR mampu untuk merealisasikannya.
Bekalan air adalah hak asasi manusia.
Tugas menyediakan bekalan air adalah satu tanggung jawab sosial kerajaan dan bukannya untuk mengaut keuntungan. Sama ada suka atau pun tidak, kerajaan perlu memastikan bahawa rakyat yang berada di bawah pemerintahannya mendapat kemudahan bekalan air kerana air adalah merupakan keperluan asas. Ia bukan sahaja ditegaskan di negara ini malah ia termaktub dalam pelbagai undang-undang antarabangsa, pengisytiharan dan konvensyen Bangsa-Bangsa Bersatu. Buktinya, Jawatankuasa Bangsa-Bangsa Bersatu bagi Hak Ekonomi, Kebudayaan dan Sosial (UNECSR) telah mengambil langkah awal apabila mengisytiharkan bahawa hak untuk menikmati kemudahan Secara tidak langsung, menyediakan bekalan air adalah satu tanggung jawab sosial kerajaan dan bukannya untuk mengaut keuntungan.han air adalah hak asasi manusia yang asas dan semua negara hendaklah mewujudkan undang-undang bagi merealisasikan hak untuk menikmati kemudahan air ini.
Apa yang berlaku ketika ini adalah sikap lepas tangan kerajaan BN yang cuba untuk melepaskan tanggungjawab dengan menswastakan bekalan air di Johor yang mana secara umumnya pengurusan bekalan air swasta akan lebih cenderung dalam mengaut keuntungan serta meningkat nilai saham kepada syarikat serta pemegang saham syarikat tersebut dan inilah yang sedang dirasai azabnya oleh rakyat Johor.

Perlu di lihat terlebih dahulu sejarah perbekalan air di negara kita yang bermula sejak tahun 1804 apabila British telah mula memasang saluran paip air daripada kawasan bukit ke kawasan bandar bagi memudahkan pengurusan penggunaan air oleh British pada ketika itu. Ia seterusnya berlaku secara berperingkat di seluruh negara sehingga Malaysia mencapai kemerdekaan. Selepas merdeka, Jabatan Kerja Raya (JKR) telah diberikan tanggungjawab untuk membekalkan air ke seluruh negara sehingga ke tahun 1988. Pada tahun 1989 Jabatan Bekalan Air (JBA) telah ditubuhkan di Malaysia untuk menguruskan perbekalan air bersih kepada pengguna di Malaysia. Pada 2 Februari 1994, JBA yang menguruskan air di Johor telah diperbadankan dan dikenali sebagai Syarikat Air Johor (SAJ) dan tindakan memperbadankan JBA kepada SAJ merupakan langkah pengkorporatan yang telah dilakukan oleh kerajaan.
Maka, pada awal tahun 1997 kerajaan negeri Johor telah menerima cadangan penswastaan daripada syarikat Lambang Optima Sdn Bhd. (LOSB). Kemuncaknya, pada 19 April 1999 Majlis Mesyuarat Kerajaan negeri Johor yang diketuai oleh Menteri Besar Datuk Abdul Ghani Othman meluluskan secara muktamad akan terma dan syarat penswastaan itu.

Menerusi penswastaan SAJ ini, LOSB akan memiliki 80% saham dalam SAJ Holding. Yayasan Pelajaran Johor (YPJ) yang mewakili kepentingan kerajaan Johor mempunyai 15% saham. Manakala 5% bakinya akan dimiliki oleh kakitangan SAJ dan kerajaan negeri Johor akan memegang satu saham istimewa. Manakala tempoh konsesi yang diberikan kepada SAJ Holding ialah 30 tahun. Kerajaan Johor memilih LOSB kerana LOSB dikatakan mempunyai kepakaran dalam urusan bekalan air, LOSB mempunyai pengalaman dalam bidang air dan kerajaan Johor melihat kemampuan kewangan LOSB untuk melaksanakan penswastaan SAJ.

Peringkat Penswastaan Air Johor

Penswastaan perkhidmatan bekalan air di Johor sebenarnya telah bermula lebih awal lagi sebelum wujudnya Syarikat Air Johor lagi. Kerajaan Johor telah mengambil keputusan untuk menswastakan sistem bekalan air secara berperingkat-peringkat bermula pada tahun 1992 dengan Syarikat Equiventures Sdn Bhd manakala pada tahun 1994 pula kepada Southern Water Corporation. Kedua-dua syarikat ini berperanan sebagai operator rawatan air. Hanya pada tahun 1999, Jabatan Bekalan Air Negeri Johor yang sebelum ini operasinya dikendalikan Jabatan Kerja Raya (JKR) telah diswastakan kepada Syarikat Air Johor Holdings (SAJH) sebagai pengendali operator rawatan air dan juga telah diberi hak sebagai pengedar bekalan air di Negeri Johor bagi tempoh 30 tahun. Bermakna, terdapat tiga buah syarikat yang terlibat secara langsung dalam memproses air bersih kepada rakyat Johor.

Sebab apa perbekalan air diswastakan? Menurut Datuk Seri Najib Tun Razak sebagai Timbalan Perdana Menteri Malaysia pada ketika itu semasa majlis menandatangani penstrukturan semula perkhidmatan perbekalan air di Johor, kerajaan telah memperkenalkan konsep penswastaan yang mana ia telah dikenal pasti sebagai penyelesaian terhadap kekangan dan halangan dalam industri perbekalan air dan seterusnya beberapa syarikat konsesi telah pun menyertai industri ini dengan harapan mereka dapat menyediakan sumber kewangan yang mencukupi bagi meningkatkan kecekapan dalam industri perkhidmatan air.
Ini menunjukkan bahawa kerajaan mengambil langkah penswastaan dengan harapan pihak swasta yang mengendalikan perkhidmatan bekalan air khususnya di Johor dapat membantu kerajaan negeri mengatasi masalah untuk membekalkan air yang bersih kepada pengguna kerana ia adalah satu industri yang memerlukan kos yang tinggi. Bermakna, syarikat yang bersedia mengambil alih peranan membekalkan air ini mestilah sebuah syarikat yang mempunyai kemampuan daripada sudut pengalaman yang luas dan kewangan yang kukuh kerana faktor-faktor ini penting untuk memastikan tidak akan timbul masalah pada masa akan datang.

Kesan Penswastaan Air Di Johor
Apabila penswastaan air di Johor berlaku sudah pasti rakyat ingin melihat apakah manfaat yang mereka akan peroleh. Diperakui bahawa selepas proses penswastaan berlaku, hanya ada satu perkara sahaja yang boleh dibanggakan oleh kerajaan negeri Johor iaitu kerajaan melalui SAJ telah berjaya mengurangkan Kadar Air Tidak Berhasil (KATB) ataupun Non Revenue Water di Johor daripada 49% pada tahun 1999 kepada 29% pada tahun 2007.
Selain daripada itu, ia telah mendatangkan masalah dan bebanan kepada pengguna dan perkara yang ingin ditekan di sini adalah kenaikan tarif air yang tinggi. Kenaikan tarif air telah berlaku beberapa kali selepas daripada proses penswastaan air di Johor. Sebagai contohnya, sebelum diswastakan perbekalan air sekiranya sebuah rumah menggunakan di antara 1-15 m3 maka jumlah setiap m3 adalah sebanyak RM 0.30 dan jika jumlah yang digunakan di antara16 – 30 m3 air maka jumlah bayaran yang perlu dijelaskan adalah sebanyak RM 0.70 bagi setiap m3 air. Namun kenaikan tarif air telah berlaku pada tahun 2001, penggunaan di antara 1-15 m3 maka jumlah setiap m3 adalah sebanyak RM 0.30 dan jika jumlah yang digunakan di antara16 – 30 m3 air maka jumlah bayaran yang perlu dijelaskan adalah sebanyak RM 0.95 bagi setiap m3 air. Selepas itu, kadar kenaikan tarif diteruskan pada tahun 2003 dengan penggunaan di antara 1-15 m3 maka jumlah setiap m3 adalah sebanyak RM 0.38 dan jika jumlah yang digunakan di antara16 – 30 m3 air maka jumlah bayaran yang perlu dijelaskan adalah sebanyak RM 1.18 bagi setiap m3 air.

Maka, dengan kenaikan yang berterusan sudah sehingga mencapai tempoh semakan ke 7 iaitu pada tahun 2026 pengguna domestik di Johor akan merasai dan menanggung bebanannya. Kebimbangan dengan kenaikan tarif air ini berterusan apabila Ketua Pegawai Eksekutif syarikat induk SAJ Holdings, Ranhill Utilities Bhd. (Ranhill Utilities) iaitu Ahmad Zahdi Jamil membuat kenyataannya dengan menyebut bahawa jadual tarif baru itu telah dicadangkan kepada kerajaan negeri Johor dan ia dijangka diwartakan pada akhir tahun 2006 dengan kadar kenaikan tarif 2.4%.

Pada penghujung tahun 2008, terdapat ura-ura bahawa kenaikan tarif bekalan air di Johor sebanyak 18.9 peratus akan berlaku lagi seperti yang dijadualkan bermula 1 Januari 2009 namun telah ditangguhkan buat sementara waktu hingga satu keputusan muktamad dibuat oleh kerajaan sepertimana yang telah diumumkan oleh Menteri Tenaga, Air dan Komunikasi, Datuk Shaziman Abu Mansor kerana rundingan yang berlangsung antara kementerian dengan Kerajaan Johor dan Syarikat SAJ Holdings Sdn. Bhd.
Namun, akhirnya tarif air terpaksa juga dinaikkan pada 1 November 2011 di seluruh negeri Johor setelah mendapat kelulusan daripada kerajaan Persekutuan seperti mana yang telah diumumkan oleh Ketua Pegawai Eksekutif SAJ Holdings, Abdul Wahab Abdul Hamid.
Penswastaan Air Johor Mendapat Bantahan

Sebenarnya, penswastaan air di Johor telah di bantah oleh banyak pihak bermula sejak daripada tahun 1999 lagi dan ia telah dimulakan oleh kakitangan Syarikat Air Johor Sdn Bhd sendiri.

Pada 2 September 1999, kakitangan SAJ telah menyerahkan satu memorandum bantahan terhadap kerajaan Johor yang mahukan SAJ kekal menjadi milik kerajaan negeri. Alasannya, kakitangan SAJ melihat bahawa penswastaan SAJ akan merugikan dan akan memberikan kesan ke atas ekonomi dan politik Johor. Mereka merujuk kepada dua program penswastaan yang telah dibuat iaitu Equiventure Sdn Bhd dan Southern water Corporation Sdn Bhd yang secara jelas telah pun merugikan Syarikat Air Johor dan kerajaan Negeri Johor. Apabila SAJ pula diswastakan bermakna segala hutang tertunggak khususnya di antara kerajaan negeri Johor dengan dua syarikat swasta terdahulu akan ditanggung oleh SAJ sedangkan SAJ masih baru untuk menguruskan perbekalan air tanpa bantuan kerajaan secara menyeluruh.
Bantahan kedua telah dibuat oleh Jawatankuasa Bertindak Membantah Kenaikan Tarif Air Johor (JBMKTAJ) yang terdiri daripada parti-parti politik, NGO dan individu yang berada di negeri Johor. Di antara usaha yang dibuat oleh JBMKTAJ adalah untuk memberikan penerangan dan mendapatkan maklum balas daripada pelbagai lapisan masyarakat.  Hasil daripada maklum balas tersebut, satu memorandum telah dibuat disediakan dan ianya telah diserahkan kepada Menteri Besar Johor dan kepada semua Pegawai Daerah yang ada di negeri Johor pada bulan Ogos 2003 untuk dinilai dan diambil tindakan kerana JBMKTAJ mengharapkan agar kerajaan Johor dapat mengurangkan bebanan rakyat sebagai pengguna. Memorandum ini telah menyebut tentang tidak wajarnya kerajaan Johor meluluskan permohonan kenaikan tarif air yang berkuat kuasa pada 1 Julai 2003 kerana sejak daripada penswastaan air pada 20 April 1999 tarif air telah dinaikkan sebanyak dua kali iaitu pada 1 Januari 2001 dengan kadar kenaikan 40% dan 1 Julai 2003 dengan kadar 30%. Kerana implikasi kenaikan harga air ini sudah tentu akan membebankan rakyat.
Bantahan ketiga muncul daripada hasil daripada kesepakatan beberapa parti politik dan NGO yang bergerak di atas nama Gabungan Bertindak rakyat Membantah Penswastaan SAJ (GBRM-SAJ) untuk membantah penswastaan Syarikat Air Johor. Di antara bantahan tersebut adalah berkaitan dengan penswastaan SAJ akan membebankan rakyat, GBRM-SAJ menegaskan LOSB tidak mampu daripada sudut kewangan dan LOSB tidak mempunyai pengalaman dalam menguruskan perbekalan air kepada pengguna. Kemuncak kepada tindakan GBRM-SAJ adalah mengambil langkah dengan mengambil tindakan memfailkan saman terhadap kerajaan negeri Johor dan SAJ di Mahkamah Tinggi Johor Bahru pada 29 Julai 2003 untuk menuntut satu pengisytiharan bagi membatalkan kenaikan tarif air.

Bantahan keempat pula datangnya daripada Dewan Pemuda PAS Negeri Johor (DPPNJ) telah membuat satu laporan polis pada 7 Julai 2003 di Balai Polis Johor Baru terhadap elemen penyelewengan yang berlaku dalam perlaksanaan projek yang sedang dan akan dilaksanakan oleh SAJH yang mana kos pembinaan projek-projek tersebut seperti kos pembinaan loji pengeluaran air di Semangar, Seluyut, Pontian, Pagoh, Buluh Kasap dan Mersing, pembinaan empangan di Jenggeli, Lobak, Sayong dan Seluyut dan beberapa projek lagi terlalu tinggi dan DPPNJ melihat terdapatnya salah urus kewangan telah berlaku.
Penswastaan Air di Johor Gagal di Bawah Barisan Nasional
Walaupun penswastaan ar Johor telah ditentang oleh pelbagai pihak namun kerajaan negeri Johor bertindak memekakkan telinga kerana tidak mahu mendengar nasihat, pandangan dan teguran daripada rakyat dan mereka yang pakar dalam bidang ini. Akhirnya, penswastaan air Johor telah gagal dan menjadi beban kepada kerajaan. Kegagalan ini ini berpunca daripada kelemahan kerajaan Johor mengenal pasti tahap keupayaan sebenar Syarikat LOSB. Mengikut Hasan Karim ketika membentangkan kertas kerja dalam Forum Rakyat telah mempertikaikan ketiga-tiga alasan ini kerana LOSB adalah merupakan sebuah syarikat yang baru sahaja ditubuhkan iaitu pada 18 Julai 1995 dan sejak daripada ditubuhkan LOSB tidak berfungsi sebagai sebuah syarikat yang mempunyai bukti kemampuannya dalam mengurus perbekalan air.
LOSB juga tidak mempunyai pengalaman dalam bidang air dan cara mudah untuk memastikan bahawa LOSB dapat menjalankan kerja perbekalan air tersebut adalah dengan membeli sebuah syarikat lain iaitu Sempurna Pelita Sdn Bhd (SPSB) dan syarikat ini kemudiannya ditukar kepada SAJ Holding. SPSB juga adalah merupakan sebuah syarikat yang tidak beroperasi dan pengambilan LOSB terhadap Sempurna Pelita ialah semata-mata untuk mempercepatkan penubuhan syarikat baru (SAJ Holding) bagi mengendalikan penswastaan bekalan air di Johor.

LOSB juga tidak mempunyai kemampuan kewangan untuk melaksanakan penswastaan SAJ. LOSB yang ditubuhkan pada tahun 1995 itu mempunyai syer yang dibenarkan sebanyak RM 500,000.00 (lima ratus ribu) dan syer yang diterbitkan secara tunai sebanyak RM 150,000.00 (seratus lima puluh ribu) sahaja. Untuk mengambil alih SAJ, LOSB perlu membuat suntikan wang pendahuluan pemegang saham (share holders advance) sebanyak RM 545 juta atau membuat suntikan tunai (cash injection) sebanyak RM 65 juta.

Perkara kedua adalah disebabkan kerajaan Johor terpaksa menanggung hutang SAJ. Bekas Adun Senggarang YB Dr Mohd Ramli Bin Mohd Kari ketika membahaskan Bajet Kerajaan Johor 2006 di Persidangan Dewan Undangan Negeri Johor yang menyifatkan langkah Kerajaan Negeri menswastakan bekalan Air di negeri ini sejak tahun 2000 kepada Syarikat Air Johor Holdings Sdn. Bhd. (SAJH) sebagai satu kegagalan kerana tujuan asal kerajaan negeri melaksanakan program penswastaan ini adalah untuk lari dari beban hutang sebaliknya apa yang berlaku kerajaan negeri pula yang terpaksa menanggung hutang yang banyak berikutan penswastaan bekalan air ini. Pada tahun 2000 bilamana Syarikat Air Johor Sdn. Bhd. (SAJ) akan diswastakan kepada SAJ Holdings Berhad (SAJH), hutang kerajaan negeri atau SAJ kepada Kerajaan Persekutuan dan KWSP berjumlah RM1.105 bilion. Tunggakan bayaran balik kepada Kerajaan Persekutuan dan KWSP berjumlah RM116.7 juta manakala tunggakan kepada Equiventures dan SWC berjumlah RM65 juta. Akhirnya, laporan Audit Negara tahun 2006 dikeluarkan oleh Jabatan Audit Negara, Kerajaan Johor diumumkan sebagai negeri yang mempunyai hutang antara yang tertinggi kepada kerajaan pusat yang disebabkan kerana kerajaan Johor terpaksa membuat pinjaman kepada kerajaan Pusat bagi urusan perbelanjaan pembangunan sehingga berhutang sebanyak RM 655.88 juta kepada kerajaan pusat. Akibat daripada penswastaan air di Johor maka kerajaan negeri yang sepatutnya menerima geran sebanyak RM 100 juta setahun telah dihapuskan.

Perkara ketiga adalah disebabkan kerajaan Johor tidak mengambil iktibar daripada sejarah penswastaan air terdahulu. Apabila kerajaan negeri Johor mengambil keputusan untuk menswastakan secara keseluruhan perbekalan air di Johor ada kemungkinan keputusan tersebut dilakukan dengan tidak mengambil kira kesan yang sedang dilalui oleh kerajaan negeri apabila sebelum itu pernah menghadapi masalah penswastaan dengan dua syarikat bekalan air yang sedang beroperasi di Johor yang jelas ia merugikan kerajaan. Sebagai buktinya, perjanjian dengan Equiventures Sdn Bhd yang telah ditandatangani pada 28 Jun 1992 bagi membina 2 loji rawatan air iaitu Loji Rawatan Air Sungai Layang (Johor Bahru) dan Loji Rawatan Air Sungai Johor (Kota Tinggi). Berdasarkan kepada perjanjian ini Kerajaan Negeri terpaksa menjelaskan bayaran tetap secara bulanan sebanyak purata RM47 juta setahun bagi tempoh 20 tahun ke atas perbelanjaan modal yang dikeluarkan oleh Equiventures. Bayaran pada tahun 1998 adalah sebanyak RM58 juta. Selain itu Kerajaan Negeri perlu menjelaskan bayaran balik pembelian air bersih (bulk sales rate) kepada Equiventures sebanyak purata RM31 juta setahun bagi tempoh 20 tahun dan meningkat kepada RM48 juta sejak tahun 1998. Ini bermakna sebenarnya Kerajaan Negeri terpaksa membeli air dengan harga 25% lebih tinggi daripada harga sebenar seperti yang dilaksanakan oleh Jabatan Bekalan Air (JBA).
Kerajaan Johor Lepas Tangan Setelah Gagal Uruskan Perbekalan Air Johor Dan Di Ambil Alih Oleh Kerajaan Persekutuan.

Kerana telah menemui jalan buntu bagi menyelesaikan kemelut masalah penswastaan air Johor, satu perjanjian penstrukturan semula perkhidmatan air di Johor telah ditandatangani di antara kerajaan  Malaysia, kerajaan negeri Johor, Presiden Ranhill dan SAJ Holdings. Penstrukturan semula perkhidmatan bekalan air Negeri Johor ini melibatkan pengambilalihan aset-aset berkaitan air Kerajaan Negeri dan syarikat-syarikat konsesi yang dianggar berdasarkan Nilai Buku Bersih (Net Book Value) sehingga 31 Disember 2007, sebanyak RM4.025 bilion, manakala liabiliti ataupun tanggungan ke atas aset-aset berkaitan air tersebut pula dianggarkan bernilai RM3.179 bilion. Ini menjadikan lebihan sebanyak RM846 juta akan dibayar oleh Pengurusan Aset Air Berhad kepada Syarikat Air Johor Holdings (SAJH) kelak dan seterusnya memajakkan semula aset tersebut kepada SAJH yang akan menjadi pengedar air tunggal di negeri Johor.

Southern Water Corporation yang akan tamat tempoh konsesi pada tahun 2012 dan Equiventures Sdn Bhd yang akan tamat pada 2014 akan kekal sebagai syarikat konsesi sehingga tamat tempoh konsesi mereka nanti. PABB juga akan mengambil alih aset melibatkan loji rawatan air, rangkaian saluran paip dan empangan di Johor milik kerajaan negeri, SAJ Holdings dan Syarikat Air Johor Sdn. Bhd. Ini juga akan menamatkan konsesi merawat dan membekalkan air di Johor yang dipegang oleh SAJ Holdings, anak syarikat Ranhill Utilities Bhd. (Ranhill).

Walaupun kerajaan Johor boleh menarik nafas kelegaan namun perlu diingat bahawa walaupun ini sebenarnya telah mengurangkan bebanan kerajaan Johor namun apabila PABB mengambil alih perbekalan air di Johor, bukan sahaja kerajaan Johor telah kehilangan SAJ yang diswastakan sebelum ini malah PABB juga akan mengambil alih aset melibatkan loji rawatan air, rangkaian saluran paip dan empangan di Johor milik kerajaan negeri Johor. Bermakna, kerajaan Johor telah mengalami kerugian kerana kerajaan Johor telah kehilangan aset seperti empangan dan loji rawatan air.

Berpandukan kepada maklumat yang telah dijelaskan dapat disimpulkan bahawa projek penswastaan bekalan air Johor telah gagal mencapai matlamatnya. Apa yang pasti kegagalan ini mesti ditanggung oleh pemerintah iaitu Barisan Nasional yang gagal melihat dan mengambil pandangan daripada pelbagai pihak terhadap penswastaan air di Johor ini.
Rakyat Johor akan Menikmati Air Percuma di bawah PR
Jika kita melihat dan menilai tindakan yang dilakukan oleh kerajaan Barisan Nasional sepanjang menguruskan air di Johor maka kita pasti akan mengakui bahawa Barisan Nasional telah gagal memberikan bekalan air yang baik dengan kos yang rendah disebabkan kepentingan golongan kapitalisme yang berpaut kepada pemerintah. Disebabkan itu, rakyat Johor terpaksa menanggung kos penswastaan dengan membayar bil air yang meningkat naik setiap tiga tahun akibat daripada kadar tarif yang perlu dinaikkan oleh kerajaan. Bukan sahaja tarif air meningkat malah hutang kerajaan juga terus meningkat yang mana sepatutnya ia tidak berlaku kerana ia telah diswastakan.
Sekiranya perbekalan air Johor dapat diuruskan dengan baik maka percayalah bahawa bukan sekadar kerajaan negeri tidak akan terbeban dengan hutang malah rakyat Johor juga akan berupaya menikmati bekalan air percuma seperti mana yang dinikmati oleh rakyat di negeri Selangor pada ketika ini. Perkara ini akan diperjelaskan dalam penulisan yang akan datang dengan memberikan beberapa lontaran idea dan cadangan yang dapat dilaksanakan dengan berkesan.
Khairul Faizi bin Ahmad Kamil

01 di kahang - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

01 di kahang - Google Blog Search


Jawatan Kosong - Pekerja Binaan | <b>Gelang Patah</b>, JB | <center>info <b>...</b>

Posted: 19 Jun 2012 05:54 PM PDT

Pekerja binaan diperlukan di Gelang Patah, JB.
Gaji mengikut kerja yang dilakukan.
Untuk keterangan sila hubungi 0177452769 (Taufik)

01 di kukup - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

01 di kukup - Google Blog Search


SMKSK <b>DI</b> NRC 2012 | SMK Sri <b>Kukup</b>

Posted: 25 Jun 2012 12:12 AM PDT

24 JUN 2012- SMKSK telah menghantar 2 buah pasukan untuk menyertai 'National Robotic Competition 2012′ sempena Karnival Sains dan Inovasi Zon Selatan di Persada Johor. Biarpun tidak mendapat tempat, namun penyertaan kali pertama ini akan menjadi pengalaman yang amat bermakna bagi meningkatkan lagi pencapaian di masa hadapan.

Ucapan terima kasih ditujukan kepada semua guru yang terlibat sama ada secara langsung ataupun tidak langsung dan tahniah kepada pelajar-pelajar yang berani menyahut cabaran dan berusaha sebaik mungkin sepanjang pertandingan.

01 di skudai - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

01 di skudai - Google Blog Search


kedai utk disewa <b>di skudai</b> - CariGold Forum

Posted: 01 Jun 2012 09:30 AM PDT

Recommended Brokers

 

Join Date: Dec 2011

Posts: 750

Poster Rank: #3009

Thanked 1 Time


salam...

aku ade sebuah kedai utk disewa di bahagian atas kt taman ungku tun

aminah (tuta) skudai.Bahagian bawah sewa kat cina buat kedai jahit.

sesuai utk dijadikan opis, stor, rumah urut dll...

kawasan mmg kawasan cinala majoriti.

 

Join Date: Dec 2011

Posts: 750

Poster Rank: #3009

Thanked 1 Time


nasib iman aku kuat...kalo aku pikir duit je mmg dh lame happening kedai

tingkat 2 ni...ho3...

dulu ade cina nak sewa tp aku was2 sbb takut dia wat pusat maksiat.

so aku biar je sampaila skang xde org sewa dekat 3 tahun jgk...

aku pun dh lama x jenguk ntah ape ada kt dlm tu...ho3

aku kalo bole nak melayu sewa...nak sewa bilik pun boleh...

 

Join Date: Apr 2010

Location: Ipoh---->Damansara---->KL

Posts: 10,876

Poster Rank: #152

Thanked 215 Times


Quote:

nasib iman aku kuat...kalo aku pikir duit je mmg dh lame happening kedai

tingkat 2 ni...ho3...

dulu ade cina nak sewa tp aku was2 sbb takut dia wat pusat maksiat.

so aku biar je sampaila skang xde org sewa dekat 3 tahun jgk...

aku pun dh lama x jenguk ntah ape ada kt dlm tu...ho3

aku kalo bole nak melayu sewa...nak sewa bilik pun boleh...

bagi la orang sewa buat tmpt tinggal bro
macam sewakan kat bangla ke
tapi kena berkontrak la
 

Join Date: Dec 2011

Posts: 750

Poster Rank: #3009

Thanked 1 Time


Quote:

bagi la orang sewa buat tmpt tinggal bro
macam sewakan kat bangla ke
tapi kena berkontrak la

kt bangla...x caye aku kt bangla ni...kang dia bw naik pompuan

mane tau...x pesal aku dpt saham...

adeke org melayu nak sewa umah kedai jd umah? kalo dekat ngan ipta

ke ipts ke tu x jd hal...

 

Join Date: May 2012

Posts: 602

Poster Rank: #3689

Thanked 0 Times


Bro buat partition la...

Jadikan ofis..

Sewakan setiap bilik dalam RM250 ke...

Boleh buat 4bilik...

 

Join Date: Dec 2011

Posts: 750

Poster Rank: #3009

Thanked 1 Time


Quote:

Bro buat partition la...

Jadikan ofis..

Sewakan setiap bilik dalam RM250 ke...

Boleh buat 4bilik...

otai jgk idea bro tu...
 

Join Date: Dec 2011

Posts: 750

Poster Rank: #3009

Thanked 1 Time


hehehe...tul la tu bro...melayu pn 2x5...

dulu ade pompuan2 indon yg kije kt kedai2 cina nak sewa kedai aku

tuh...tp tuela...takut derang wat part time plak kt kedai aku

tuh...baik x yah...


Posting Rules

You may not post new threads

You may not post replies

You may not post attachments

You may not edit your posts


HTML code is Off

Forum Jump

All times are GMT +8. The time now is 12:36 AM.


Disclaimer : All posts made by either members or mods even admins on CariGold.com are just only individual opinions, not necessarily or specifically those of CariGold.com or it's owner. CariGold does neither support, endorse nor vouch any programs and/or opportunities discussed here. We also does not give/offer investment advice and we does not research the opportunities discussed here. We simply provide a place for discussion. YOU'RE ON YOUR OWN RESPONSIBILITY IF YOU LOSE SUM OF MONEY IN ANY PROGRAMS DISCUSSED HERE

01 di plentong - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

01 di plentong - Google Blog Search


HARI MINGGU BIASA KE-13 TAHUN B - Gereja ST. JOSEPH <b>Plentong</b>

Posted: 27 Jun 2012 04:18 AM PDT


Hari Minggu Biasa Ke-13 – Tahun B Misa Kudus Bahasa Malaysia KEBIJAKSANAAN 1:13-15; 2:23-24
Keb 1:13  Memang maut tidak dibuat oleh Allah, dan Iapun tak bergembira karena yang hidup musnah lenyap.
Keb 1:14  Sebaliknya Ia menciptakan segala-galanya supaya ada, dan supaya makhluk-makhluk jagat menyelamatkan. Di antaranyapun tidak ada racun yang membinasakan, dan dunia orang mati tidak merajai bumi.
Keb 1:15  Maka kesucian mesti baka.
Keb 2:23  Sebab Allah telah menciptakan manusia untuk kebakaan, dan dijadikan-Nya gambar hakekat-Nya sendiri.
Keb 2:24  Tetapi karena dengki setan maka maut masuk ke dunia, dan yang menjadi milik setan mencari maut itu.
"Demikianlah Sabda Tuhan" MAZMUR 30:2, 4-6, 11-13
Mzm 30:2  (30-3) TUHAN, Allahku, kepada-Mu aku berteriak minta tolong, dan Engkau telah menyembuhkan aku.
Mzm 30:4  (30-5) Nyanyikanlah mazmur bagi TUHAN, hai orang-orang yang dikasihi-Nya, dan persembahkanlah syukur kepada nama-Nya yang kudus!
Mzm 30:5  (30-6) Sebab sesaat saja Ia murka, tetapi seumur hidup Ia murah hati; sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai.
Mzm 30:6  (30-7) Dalam kesenanganku aku berkata: "Aku takkan goyah untuk selama-lamanya!"
Mzm 30:10  (30-11) Dengarlah, TUHAN, dan kasihanilah aku, TUHAN, jadilah penolongku!"
Mzm 30:11  (30-12) Aku yang meratap telah Kauubah menjadi orang yang menari-nari, kain kabungku telah Kaubuka, pinggangku Kauikat dengan sukacita,
Mzm 30:12  (30-13) supaya jiwaku menyanyikan mazmur bagi-Mu dan jangan berdiam diri. TUHAN, Allahku, untuk selama-lamanya aku mau menyanyikan syukur bagi-Mu. Bacaan Kedua
2 KORINTUS 8:7, 9, 13-15
2Kor 8:7  Maka sekarang, sama seperti kamu kaya dalam segala sesuatu, --dalam iman, dalam perkataan, dalam pengetahuan, dalam kesungguhan untuk membantu, dan dalam kasihmu terhadap kami--demikianlah juga hendaknya kamu kaya dalam pelayanan kasih ini.
2Kor 8:9  Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.
2Kor 8:13  Sebab kamu dibebani bukanlah supaya orang-orang lain mendapat keringanan, tetapi supaya ada keseimbangan.
2Kor 8:14  Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan.
2Kor 8:15  Seperti ada tertulis: "Orang yang mengumpulkan banyak, tidak kelebihan dan orang yang mengumpulkan sedikit, tidak kekurangan."
"Demikianlah Sabda Tuhan"


MARKUS 5:21-43
Mrk 5:21  Sesudah Yesus menyeberang lagi dengan perahu, orang banyak berbondong-bondong datang lalu mengerumuni Dia. Sedang Ia berada di tepi danau,
Mrk 5:22  datanglah seorang kepala rumah ibadat yang bernama Yairus. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya
Mrk 5:23  dan memohon dengan sangat kepada-Nya: "Anakku perempuan sedang sakit, hampir mati, datanglah kiranya dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, supaya ia selamat dan tetap hidup."
Mrk 5:24  Lalu pergilah Yesus dengan orang itu. Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia dan berdesak-desakan di dekat-Nya.
Mrk 5:25  Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan.
Mrk 5:26  Ia telah berulang-ulang diobati oleh berbagai tabib, sehingga telah dihabiskannya semua yang ada padanya, namun sama sekali tidak ada faedahnya malah sebaliknya keadaannya makin memburuk.
Mrk 5:27  Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus, maka di tengah-tengah orang banyak itu ia mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jubah-Nya.
Mrk 5:28  Sebab katanya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh."
Mrk 5:29  Seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia merasa, bahwa badannya sudah sembuh dari penyakitnya.
Mrk 5:30  Pada ketika itu juga Yesus mengetahui, bahwa ada tenaga yang keluar dari diri-Nya, lalu Ia berpaling di tengah orang banyak dan bertanya: "Siapa yang menjamah jubah-Ku?"
Mrk 5:31  Murid-murid-Nya menjawab: "Engkau melihat bagaimana orang-orang ini berdesak-desakan dekat-Mu, dan Engkau bertanya: Siapa yang menjamah Aku?"
Mrk 5:32  Lalu Ia memandang sekeliling-Nya untuk melihat siapa yang telah melakukan hal itu.
Mrk 5:33  Perempuan itu, yang menjadi takut dan gemetar ketika mengetahui apa yang telah terjadi atas dirinya, tampil dan tersungkur di depan Yesus dan dengan tulus memberitahukan segala sesuatu kepada-Nya.
Mrk 5:34  Maka kata-Nya kepada perempuan itu: "Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!"
Mrk 5:35  Ketika Yesus masih berbicara datanglah orang dari keluarga kepala rumah ibadat itu dan berkata: "Anakmu sudah mati, apa perlunya lagi engkau menyusah-nyusahkan Guru?"
Mrk 5:36  Tetapi Yesus tidak menghiraukan perkataan mereka dan berkata kepada kepala rumah ibadat: "Jangan takut, percaya saja!"
Mrk 5:37  Lalu Yesus tidak memperbolehkan seorangpun ikut serta, kecuali Petrus, Yakobus dan Yohanes, saudara Yakobus.
Mrk 5:38  Mereka tiba di rumah kepala rumah ibadat, dan di sana dilihat-Nya orang-orang ribut, menangis dan meratap dengan suara nyaring.
Mrk 5:39  Sesudah Ia masuk Ia berkata kepada orang-orang itu: "Mengapa kamu ribut dan menangis? Anak ini tidak mati, tetapi tidur!"
Mrk 5:40  Tetapi mereka menertawakan Dia. Maka diusir-Nya semua orang itu, lalu dibawa-Nya ayah dan ibu anak itu dan mereka yang bersama-sama dengan Dia masuk ke kamar anak itu.
Mrk 5:41  Lalu dipegang-Nya tangan anak itu, kata-Nya: "Talita kum," yang berarti: "Hai anak, Aku berkata kepadamu, bangunlah!"
Mrk 5:42  Seketika itu juga anak itu bangkit berdiri dan berjalan, sebab umurnya sudah dua belas tahun. Semua orang yang hadir sangat takjub.
Mrk 5:43  Dengan sangat Ia berpesan kepada mereka, supaya jangan seorangpun mengetahui hal itu, lalu Ia menyuruh mereka memberi anak itu makan.
"Demikianlah Injil Tuhan"
Berita Gereja St. Joseph:

6hb Julai, Jumaat Pertama Misa 8pm dan devotion adoration.

08hb Julai, 2012 (Ahad)  12 tengahari tidak ada Misa di Gereja St. Joseph, Plentong.


Gawai Dayak, Kaamatan, Menuai & Panen
Tarikh: 08hb Julai, 2012 (Ahad)
Tempat: Majodi Centre, Johor Bahru
Perayaan Ekaristi akan dirayakan oleh Uskup Paul Tan, S.J.
Masa: 10.00 pagi
Semua dijemput!
Kursus Persediaan untuk Pemberkatan Perkahwinan di Gereja Katolik
*  Bagi pasangan yang ingin perkahwinannya diberkati di dalam Gereja Katolik
*  Untuk mengikuti kursus ini, peserta mestilah pasangan yang yang sudah 
    berkahwin mengikut adat-istiadat.
*  Borang penyertaan boleh diambil dari Pejabat paroki ataupun dari Pengerusi/wakil BM di Gereja masing-masing.
Tarikh: 28hb – 29hb Julai, 2012
Tempat: Majodi Centre, Johor Bahru
Yuran Kursus: RM170.00 satu pasangan
Tarikh Tutup: 15hb Julai, 2012
Sebarang pertanyaan tentang kursus ini, sila hubungi: Sr. Susan 013-6551614 /Sr. Evelin 013-3107259 /Sr. Jaslia 013-5510632
" Letting Go, Letting Be, Letting Grow"  directing by Fr Ignatius Huan
Date: July 13 – 15, 2012 (Friday, Saturday & Sunday)
WHERE: St. John Vianney Retreat House, Majodi Centre.
For inquiries please call Mr. Francis Soh at 07-3871121/012-7540037 or Julie Chong at 016-6404588. The registration forms are available at the church office. Please register as soon as possible.
Year 2012 GLEEF Scholarship
Goh Lum Eng Educational Fund of the Cathedral Of The Sacred Heart Of Jesus, Johor Bahru (GLEEF) was established in 2007 by the estate of the late Goh Lum Eng to support students who are under-privileged, poor and needy.  The GLEEF is pleased to award scholarships each year to students in higher educational institutions.
Open for Application from 1st July to 1st August 2012.
Application forms are available at the Parish Office.
Theology of  The Body by Andrew Kong
Date: 1st – 2nd September, 2012 (Saturday & Sunday)
Time: 6:00 pm   Venue: Majodi Centre
$$: RM90 (non-stay in) / RM120 (Stay in)
All parents are encouraged to attend. This seminar is opened to ALL LANGUAGE GROUPS.
Contact person:  Feona 016 -7222642 or make your registration at the parish office.
Please check notice board for details.
Do you know any Catholic brothers or sisters who are lighting consultant; Air-condition contractor; Audio & Sound specialist
Our parish is looking for the above services to make her better to provide comfort to all parishioners when attending Mass.  Kindly e-mail these contacts to parish e-mail address which you find in this bulletin. Thank you very much.

Gereja ST. JOSEPH <b>Plentong</b>: Hari Minggu Biasa Ke- 11 -Tahun B <b>...</b>

Posted: 15 Jun 2012 09:40 PM PDT


Hari Minggu Biasa Ke-11 – Tahun B 12:00  tengahari
Misa Dalam Bahasa Malaysia

YEHEZKIEL 17:22-24
22 Beginilah firman Tuhan ALLAH: Aku sendiri akan mengambil sebuah carang dari puncak pohon aras yang tinggi dan menanamnya; Aku mematahkannya dari pucuk yang paling ujung dan yang masih muda dan Aku sendiri akan menanamnya di atas sebuah gunung yang menjulang tinggi ke atas;
23  di atas gunung Israel yang tinggi akan Kutanam dia, agar ia bercabang-cabang dan berbuah dan menjadi pohon aras yang hebat; segala macam burung dan yang berbulu bersayap tinggal di bawahnya, mereka bernaung di bawah cabang-cabangnya.
24  Maka segala pohon di ladang akan mengetahui, bahwa Aku, TUHAN, merendahkan pohon yang tinggi dan meninggikan pohon yang rendah, membuat pohon yang tumbuh menjadi layu kering dan membuat pohon yang layu kering bertaruk kembali. Aku, TUHAN, yang mengatakannya dan akan membuatnya."
"Demikianlah Sabda Tuhan"



2 akan berkata kepada TUHAN: "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai."
3  Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung, dari penyakit sampar yang busuk.
13 Singa dan ular tedung akan kaulangkahi, engkau akan menginjak anak singa dan ular naga.
14  "Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku.
15  Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.
16  Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia, dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku."
2 KORINTUS 5:6-10
6 Maka oleh karena itu hati kami senantiasa tabah, meskipun kami sadar, bahwa selama kami mendiami tubuh ini, kami masih jauh dari Tuhan,
7  --sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat--
8  tetapi hati kami tabah, dan terlebih suka kami beralih dari tubuh ini untuk menetap pada Tuhan.
9  Sebab itu juga kami berusaha, baik kami diam di dalam tubuh ini, maupun kami diam di luarnya, supaya kami berkenan kepada-Nya.
10  Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.
"Demikianlah Sabda Tuhan"

Bacaan Injil
MARKUS 4:26-34
26 Lalu kata Yesus: "Beginilah hal Kerajaan Allah itu: seumpama orang yang menaburkan benih di tanah,
27  lalu pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu.
28  Bumi dengan sendirinya mengeluarkan buah, mula-mula tangkainya, lalu bulirnya, kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu.
29  Apabila buah itu sudah cukup masak, orang itu segera menyabit, sebab musim menuai sudah tiba."
30  Kata-Nya lagi: "Dengan apa hendak kita membandingkan Kerajaan Allah itu, atau dengan perumpamaan manakah hendaknya kita menggambarkannya?
31  Hal Kerajaan itu seumpama biji sesawi yang ditaburkan di tanah. Memang biji itu yang paling kecil dari pada segala jenis benih yang ada di bumi.
32  Tetapi apabila ia ditaburkan, ia tumbuh dan menjadi lebih besar dari pada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang besar, sehingga burung-burung di udara dapat bersarang dalam naungannya."
33  Dalam banyak perumpamaan yang semacam itu Ia memberitakan firman kepada mereka sesuai dengan pengertian mereka,
34  dan tanpa perumpamaan Ia tidak berkata-kata kepada mereka, tetapi kepada murid-murid-Nya Ia menguraikan segala sesuatu secara tersendiri.
"Demikianlah Injil Tuhan"


Berita Gereja St. Joseph:

24hb Jun, 2012 Hari Besar Kelahiran Yohanes Pembaptis.

(2nd collection) The Peter's Pence Collection helps the Holy Father provide emergency assistance to suffering people throughout the world. Contributions to the Peter's Pence Collection are given directly by the Holy Father to individuals who are suffering from immediate emergencies as a result of war, oppression, and natural disasters.

08hb Julai, 2012 (Ahad) – 12 tengahari tidak ada Misa di Gereja St. Joseph, Plentong.

Gawai Dayak, Kaamatan, Menuai & Panen.
Tarikh: 08hb Julai, 2012 (Ahad)
Tempat: Majodi Centre, Johor Bahru
The Eucharistic Celebration will be celebrated by Bishop Paul Tan CI, SJ
Masa: 10:00 pagi
All are welcome!!
Kursus Persediaan untuk Pemberkatan Perkahwinan di Gereja Katolik
*  Bagi pasangan yang ingin perkahwinannya diberkati di dalam Gereja Katolik
*  Untuk mengikuti kursus ini, peserta mestilah pasangan yang yang sudah 
berkahwin mengikut adat-istiadat.
*  Borang penyertaan boleh diambil dari Pejabat paroki ataupun dari Pengerusi/wakil BM di Gereja masing-masing.
Tarikh: 28hb – 29hb Julai, 2012
Tempat: Majodi Centre, JB
Yuran Kursus:  M170.00 satu pasangan
Tarikh Tutup: 15hb Julai, 2012
Sebarang pertanyaan tentang kursus ini, sila hubungi:  Sr. Susan 013-6551614 /Sr. Evelin 013-3107259 /Sr. Jaslia 013-5510632
Come witness a LIVE INTERVIEW by Dcn Sherman Kuek with a couple as they share their powerful testimony of how God brought them to Christ through their handicapped child.  Don't miss this special occasion. Please bring your non-Christian friends along. FREE ADMISSION.
Venue: Sacred Heart Cathedral, St James' hall, Johor Bahru
Date: 26 June, 2012 (Tuesday) @ 8:30 pm
Retreat By Fr.Norris Seenivasan, S.J.
"Dealing With Anger"
Date: June 22-24, 2012 (Friday - Saturday)       
$$: RM160/=
Venue: Majodi Centre, St. JV Retreat House.
For details of the retreat please refer to the poster. The registration forms are available in the church office. Please register as soon as possible. For further information please call Mr. Francis Soh (07-3871121).
SKILL TRAINING OPPORTUNITY FOR SCHOOL LEAVERS
Some of these school leavers may not have the required results to  pursue studies in a college. At MONTFORT BOYS TOWN, are offer 9 skills courses training opportunity by which a youth can become a resourceful person. Please get more information from parish notice board or call 03- 55107692 or Web site: www.montfort.org.my
About Pusat Kebajikan Good Shepherd
It is a not-for-profit, non-governmental organization founded by the Good shepherd Sisters in 1960. Its primary focus is to work with women and girls experiencing crisis situations such as pregnancy, domestic violence and other forms of abuse. Its welfare services are located in KL, Ipoh and Sabah. Website: http://www.pkgs.org.my   Helplines: KL: 016-3112667/Ipoh: 012-4621341 / KK: 019-5349044 / Sandakan: 013-5544775/ Tawau: 013-8544644.  Others please refer to notice board. SPM Bible Knowledge
Form 5 students who are sitting for Bible Knowledge in SPM in 2012 are requested to call Mrs. Lourdes at 019-7552735.
 

BLOG JOHOR

Copyright 2010 All Rights Reserved