Isnin, 12 Mac 2012

01 di parit yani - Google Blog Search

01 di parit yani - Google Blog Search


Jalan A <b>Yani</b> Berlubang, Rawan Kecelakaan | Harian Orbit

Posted: 11 Mar 2012 10:45 PM PDT

Medan-ORBIT: Sejumlah jalan di Medan yang ditambal terlihat mulus, tapi tetap berlubang. Karena lubang saluran pembuangan limbah atau kotoran masih ternganga dan mengancam keselamatan pengguna jalan, terutama roda dua

Kondisi jalan berlubang ini terlihat di Jalan A Yani dan jalan alternatif lainnya yang ada inti kota. Jalan berlubang dengan kedalaman mencapi lima belas centimeter membuat pengendara motor yang tidak waspada akan menjadi penyebab kecelakaan.

Muhammad Fahri, pengendara motor, mengeluhkan perbaikan jalan di sekitar A Yani terkesan tidak mengantisipasi lubang-lubang yang menganga lebar tersebut. Apalagi kondisi lalulintas yang padat juga menyebabkan arus kendaraan menjadi terhambat.

"Beberapa kali motor saya harus diperbaiki karena terkena lubang yang tidak terlihat saat melintas. Kondisi jalan A Yani yang berlubang memang rawan kecelakaan dan beberapa kawasan lainnya turut mengalami hal yang sama," ujar Fahri kepada Harian Orbit, Minggu (11/3).

Menurut Fahri, keinginan walikota untuk memuluskan seluruh jalan yang ada di kota ini, ternyata belum sepenuhnya disahuti Dinas Bina Marga.

Masih banyak juga keluhan masyarakat yang disampaikan tentang kondisi jalan, namun tidak menemukan solusinya.

"Kita sangat berharap jalan beraspal mulus, sehingga memperlancar arus transportasi. Bila hal ini dfibiarkan, akan menunggu korban selanjutnya. Pemerintah melalui PU Bina Marga segera melakukan perbaikan kondisi jalan terebut," imbuh Fahri.

Menyikapi hal ini, Kepala Bidang Investigasi Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPN-RI), AM Damanik mengatakan, untuk melakukan perbaikan jalan, jangan    sampai anggaran yang sudah ditetapkan menjadi tidak maksimal.

"Banyak ditemui jalan yang diaspal cepat hancur kembali dan tidak singkronnya pembangunan parit  dan pengaspalan jalan. Ini tentunya perlu perencanaan yang matang dari Bina Marga. Karena drainase dulu diperbaiki baru jalan, sehingga tidak tumbang tindih," jelas Damanik.

Untuk menata infrastruktur jalan, menurut Damanik, Pemko Medan harus berkoordinasi dengan dinas terkait. Akibat jalan berlubang itu, semakin memperparah kemacetan, lantaran kendaraan yang melintas melaju sangat hati-hati dan lamban sekali.

Salah satu lokasi jalan berlubang yang cukup berbahaya, terang Damanik, di sekitar A Yani. Setiap kenderaan yang melintas, terutama roda dua selalu terjerembab ke lubang saluran limbah. Kondisi ini sudah berlangsung lama, namun yang diperhatikan pengaspalan saja.

"Jadi, siapa saja yang bertanggung jawab untuk keselamatan pengendara motor, secepatnya lubang jalan tersebut segera diperbaiki. Ini berbahaya bagi keselamatan kita semua. Jangan sampai menunggu korban berjatuhan, baru pemerintah sibuk membenahinya," pungkas Damanik. Om-30

Tiada ulasan:

Catat Komen

ads